Senin, 19 Desember 2011

Gadget Review Helps You Learn About All The Latest Technology


Any time there are new technologies gadgets that come out, everyone is interested in them. Some of them are the most recent trends that every person has to have and other people are not that excellent and are much less than they are hyped up to be. With , you can learn all about the newest gadgets before you rush out and purchase them. As most any techie knows that the very first generation of any electronic has many glitches, flaws and issues that function less that perfectly. For the reason that of this, Gadget Evaluation gives you honest opinions from many people that have recently purchased the item as to what troubles it might have and how nicely it essentially works. This way, you can choose no matter whether or not you feel like risking the investment on the new most recent camera, camcorder, laptop or other electronic gadget.

There are a lot of gadgets that get reviewed on the internet site. Whether you are interested in mobile phones, digital cameras, computers and laptops, mp3 players or numerous other electronic gadgets you can come across an honest review of the product by a individual that has in fact tried it. There is also news on the market on the web site about celebrity endorsements, what the founders of Dell have to say about their solutions and quite a few more intriguing details and stories that go along with the gadgets on the webpage.

If there is a product on the web page that you want to write a review on, then you have the option to do so. You can turn into a fan of as countless merchandise as you like as nicely as assessment as a lot of items that you really feel strongly about. If you like the gadget critiques that you see on the website, then you can even follow the obtainable links so that you can purchase the item and have them sent directly to your house.

There are even enjoyable articles on the site about what sort of items you can do with your broken, non-working gadgets. These articles will give you tips of what sort of factors you can do with your broken electronics or things that you have upgraded to the newest version. Get concepts of what sort of gadgets make the greatest stocking stuffers, which celebrities are endorsing specific solutions, and even where you can go to discover some additional perform to earn dollars for new electronics.

No matter what types of gadgets you are interested in you can come across reviews on them as well as assessment them your self. Let every person know your opinion of the electronic and how it works. If you want updates of new goods getting added to the gadget assessment, you can like the page on Facebook so that you will get updates just about every time a person adds a new comment, gadget, electronic or post. You will be able to maintain up to date on the latest critiques so that you will usually know what is going on in the techie world. With so lots of diverse varieties of gadgets to review, you could invest all day on the site searching for the excellent gift for your self or loved 1.

Label: ,

Jumat, 16 Desember 2011

PKBN Akan Layangkan Gugatan Hukum




PKBN Akan Layangkan Gugatan Hukum





Icha Rastika | Tri Wahono | Jumat, 16 Desember 2011 | 21:37 WIB









SURYA/yuli ahmada Yenny Wahid binti Abdurrahman Wahid (Gus Dur).





JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Partai Kemakmuran Bangsa Nusantara (PKBN) mempertimbangkan untuk melakukan upaya hukum menanggapi putusan Kementerian Hukum dan HAM yang tidak meloloskan mereka dalam verifikasi badan hukum partai peserta Pemilu 2014. Penggagas PKBN, Yenny Wahid menilai, ada kejanggalan dalam proses verifikasi tersebut.


"Ini ada kerancuan standar, kita ditipu. Kami betul-betul merasa ditipu. Sengaja diarahkan agar kita gagal," kata Yenny kepada Kompas.com, Jumat (16/12/2011) malam.


Putusan Kemenkumham ini sangat mengejutkan PKBN. Yenny menganggap hasil verifikasi ini merupakan pesanan pihak tertentu yang berkepentingan menyingkirkan PKBN dari pertarungan politik di Pemilu 2014.


"Pengikut Gusdur harus ikut pemilu 2014. Dulu rumah politik kita diambil, sekarang ketika ingin membangun rumah politik baru, IMB (Izin Mendirikan Bangunan)-nya tidak diberikan. Ini menusuk luka yang lama, sakit sekali," ucap putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu.


PKBN memang pecahan dari Partai Kebangkitan Bangsa. Akibat konflik internal, Yenny mundur dari PKB yang merupakan partai besutan ayahnya, Gusdur. PKB kini di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar yang juga Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu.


Meskipun demikian, Yenny mengimbau kepada para kader PKBN agar tidak melakukan tindakan anarkis menanggapi hasil verifikasi ini. "Saya imbau agar pengikut Gus Dur tidak lakukan hal-hal anarki. Ini merupakan hambatan kecil, tidak akan surutkan langkah kita ikut Pemilu 2014," tutur Yenny.


Seperti diberitakan, Kementerian Hukum dan HAM hari ini mengumumkan bahwa partai baru yang lolos verifikasi badan hukum hanyalah Partai Nasdem. Artinya, PKBN dan Partai Serikat Rakyat Independen (Partai SRI) dinyatakan tidak lolos sehingga gagal melangkah ke Pemilu 2014. Alasannya, PKBN dan Partai SRI tidak dapat memenuhi 100 persen syarat verifikasi badan hukum.

















Pemerintah Tak Serius Selesaikan GKI Yasmin




Pemerintah Tak Serius Selesaikan GKI Yasmin





Sandro Gatra | I Made Asdhiana | Jumat, 16 Desember 2011 | 21:26 WIB









KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI Sejumlah jemaat dari GKI Taman Yasmin menggelar aksi damai menuntut kebebasan untuk menunaikan ibadah di gereja mereka yang terletak di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Kelurahan Curug Mekar, di depan Istana Negara, Jakarta, Minggu (17/4/2010).





JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah dinilai tidak serius menyelesaikan masalah Gereja Kristen Indonesia (GKI) Taman Yasmin, Bogor. Penilaian itu muncul setelah kembali dibatalkannya rapat lintas Komisi di Dewan Perwakilan Rakyat bersama Pemerintah, Jumat (16/12/2011) malam.




Kami kecewa. Ini menunjukkan pemerintah tidak serius.


-- Bona Sigalingging




"Kami kecewa. Ini menunjukkan pemerintah tidak serius. Masalah ini dianggap tidak penting untuk diselesaikan," kata Bona Sigalingging, juru bicara GKI Yasmin di DPR setelah mengetahui rapat dibatalkan.


Bona mengatakan, pihaknya tak mendapat pemberitahuan resmi dari DPR mengenai pembatalan itu. Sedianya, rapat ini digelar Selasa (13/12/2011) pagi. Namun, kata Bona, rapat dibatalkan tanpa ada alasan yang jelas.


Rapat kemudian diundur menjadi malam ini. Sudah hadir sekitar 30 orang dari Sinode GKI, pengurus GKI Yasmin, GP Anshor Bogor, YLBHI, Setara Institute, dan Persekutuan Gereja di Indonesia.


Rencananya, pihak DPR yang akan terlibat dalam pembicaraan yakni Komisi II, III, dan VIII. Adapun dari pemerintah yakni Menteri Politik Hukum dan Keamanan, Kepala Polri, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Agama.


Dalam rapat paripurna sore tadi, Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengumumkan adanya surat dari Kapolri, Mendagri, dan Menteri Agama yang meminta penundaan rapat. Tak disebutkan alasan penundaan.


Nusron Wahid, politisi Partai Golkar yang hadir juga menilai pemerintah tak serius menyelesaikan masalah GKI Yasmin. Ia akan meminta DPR untuk mengirimkan surat kepada Kapolri, Mendagri, dan Menteri Agama untuk mempertanyakan alasan penundaan.


"Ada apa ini? Siapa yang perintah pengunduran? Apakah perintah Presiden atau inisitatif pribadi?" kata Ketua Umum GP Anshor itu.

















Amien Rais: Nasionalisme Indonesia Lumpuh




Amien Rais: Nasionalisme Indonesia Lumpuh





FX. Laksana Agung S | Agus Mulyadi | Jumat, 16 Desember 2011 | 21:16 WIB













PERSDA NETWORK/BIAN HARNANSA


Amien Rais





JAKARTA, KOMPAS.com - Nasionalisme Indonesia hanya sebatas nasionalisme simbol. Namun giliran bicara soal ekonomi, nasionalisme itu tiba-tiba tak berdaya.


Demikian  disampaikan mantan Ketua Majelis Permusyawartan Rakyat periode 1999-2001, Amien Rais, dalam pidato kunci pada seminar tentang ekonomi kerakyatan yang digelar Liga Mahasisa Nusantara di Jakarta, Jumat (16/12/2011).


Buktinya, menurut mantan Amien Rais, korporasi asing menguasai sektor-sektor pertambangan. Sementara bagi hasil untuk Indonesia sangat kecil.


Korporasi-korporasi itu, Amien menambahkan, sejatinya menerapkan pola eksploitasi sebagaimana diterapkan VOC pada masa penjajahan. Dan itu semua bertentangan dengan amanat Undang Undang Dasar 1945.


"Sesungguhnya, banyak VOC gaya baru.  VOC yang ada sekarang lebih kokoh dan canggih dalam menguasai ekonomi kita. Sejarah berulang kembali," kata Amien.

















PKBN Menilai Ada Kejanggalan

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Ketua Umum Partai Kemakmuran Bangsa Nusantara (PKBN) Yenny Wahid


JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Kemakmuran Bangsa Nusantara (PKBN) besutan Yenny Wahid merasa ditipu Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang tidak meloloskan partai itu dalam proses verifikasi badan hukum partai politik calon peserta Pemilu 2014. Yenny menilai, ada sejumlah kejanggalan dalam proses verifikasi tersebut.


"Ini ada kerancuan standar, kita ditipu. Kami betul-betul merasa ditipu. Sengaja diarahkan agar kita gagal," kata Yenny kepada Kompas.com, Jumat (16/12/2011) malam. Hal-hal yang menjadi kejanggalan itu disampaikan Yenny ke Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Amir Syamsuddin melalui pesan singkat sebelum ini.


Lebih jauh dia menjelaskan, kejanggalan pertama terkait dengan hilangnya dokumen PKBN di Kemenkumham. "Dokumen kami banyak yang hilang. Untungnya kami punya fotokopi berkas, sudah kami masukkan, hilang, seperti surat libtang, provinisi, kecamatan dari banyak daerah," ungkap Yenny.


Selain itu, dokumen-dokumen rahasia PKBN seperti akta notaris, katanya, diketahui beredar di tangan pihak-pihak yang tidak berhak. Namun Yenny enggan mengungkap siapa pihak tidak berhak yang dimaksudnya itu. Yenny menilai adanya indikasi kalau hasil verifikasi badan hukum yang diputuskan Kemenkumham ini merupakan pesanan pihak tertentu.


Kecurigaan tersebut muncul karena pihak Yenny menemukan surat internal Kemenkumham yang berisi keputusan verifikasi itu beredar beberapa hari sebelum diumumkan hari ini. "Terus dokumen internal Kumham yang isinya keputusan verifikasi ini, menyatakan kami gak lolos beberapa hari lalu, beredar, ini indikasi kalau keputusan itu pesanan," ucap putri (alm) mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu.


Kejanggalan lainnya, kata Yenny, terkait standar verifikasi yang rancu. Kementerian Hukum dan HAM menggunakan data jumlah kecamatan dan kabupaten yang berbeda dengan para peserta verifikasi. Data yang digunakan Kemenkumham, kata Yenny, merupakan data lama.


"Kemenkumham gunakan data yang tidak ter-update, data 2008," tambahnya. Sementara PKBN menggunakan data terbaru kecamatan dan kabupaten pascapemekaran. Perbedaan data tersebut menyebabkan perbedaan jumlah kepengurusan partai di kabupaten atau kecamatan yang harus dibangun sebagai syarat badan hukum.


Seperti diketahui, untuk menjadi badan hukum, setiap partai politik harus membangun kepengurusan di semua provinsi, 75 persen kepengurusan di tingkat kabupaten/kota di tiap provinsi, dan 50 persen kepengurusan tingkat kecamatan di Kabupaten/Kota.


"Misalnya, karena pemekaran, kabupaten ada 12 kecamatan. Syarat kepengurusan partai di kabupaten, 50 persen kecamatan, artinya 6 kecamatan, tahu-tahu sekarang sudah berubah karena pemekaran, beberapa kecamatan ikut daerah lainnya jadinya yang tadinya 12 total kecamatan jadi 8. Artinya 50 persennya dari 8 itu 4 kecamatan, tapi Depkumham pakai data 2008 yang 6 kecamatan," papar Yenny.


Hal lainnya yang dinilai menipu, lanjut Yenny, adalah soal pembulatan jumlah kabupaten. Sebelumnya PKBN mendapat informasi bahwa pembulatan kabupaten yang dipakai adalah pembulatan ke bawah, bukan ke atas.


"Kalau kabupatennya ada 9, 50 persennya kan 4,5. Nah itu ada pembulatan. Kalo ke bawah jadi 4, ke atas jadi lima, awalnya katanya pembulatan ke bawah," katanya. Namun, kemarin PKBN diinformasikan kalau pembulatan yang digunakan adalah pembulatan ke atas. "Ini kan kita ditipu banget," tegas Yenny.


Perubahan tiba-tiba juga terjadi dalam aturan pengiriman dokumen. Sebelumnya PKBN mengaku diperbolehkan mengirimkan dokumen asli melalui faksimile atau surat elektronik. Namun beberapa hari yang lalu, ketentuan itu diralat. "Kan ada daerah yang jauh seperti Papua, katanya boleh dikirim pakai email, fax, dijawab boleh, tapi diakhir-akhir diberitahu gak boleh, 14 November boleh, 25 Nov ditutup proses melengkapinya. Kita sudah lega karena boleh, tapi tahu-tahu kemarin dikasih tahu gak boleh. Baru kemarin dikasih tahu," tandas Yenny.


Seperti diberitakan, Kementerian Hukum dan HAM hari ini mengumumkan bahwa partai baru yang lolos verifikasi badan hukum hanyalah Partai Nasdem. Artinya, PKBN dan Partai Serikat Rakyat Independen (Partai SRI) dinyatakan tidak lolos sehingga gagal melangkah ke Pemilu 2014.










Tak Lolos Verifikasi, Partai SRI Ikhlas Menerima

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Partai Serikat Rakyat Independen Damianus Taufan.


JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Serikat Independen ikhlas menerima hasil verifikasi Badan Hukum Partai Politik di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Partai yang mengusung mantan Menteri Perekonomian Sri Mulyani Indrawati sebagai calon presiden itu dinyatakan tidak lolos karena tidak memenuhi syarat kualifikasi verifikasi yang diikuti 14 parpol.


"Kita terima saja hasil ini sebagai fakta yang ada. Kita tidak kecewa, kami anggap ini biasa saja, sebagai hasil dari jalan kita untuk menempuh jalan sulit itu," ujar Ketua Umum Partai Serikat Independen (Partai SRI) Daminaus Taufan kepada Kompas.com, Jumat (16/12/2011) di Jakarta.


Taufan menuturkan, sejak awal Partai SRI memang menyadari bahwa tidak mudah untuk lolos verifikasi tersebut. Ini menjadi tantangan bagi setiap pengurus di partainya. "Jadi kita memang sengaja memilih jalan terjal ini. Ini kita jadikan tantangan dari awal. Karena itulah, ketika hasilnya sudah keluar seperti ini, kita tidak akan berkecil hati," kata Taufan.


Dalam jumpa pers di kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jumat, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin mengatakan, dari 14 parpol baru yang mendaftar untuk mendapat status hukum di kementeriannya, hanya Partai Nasdem yang lolos. Adapun 13 parpol baru lainnya, termasuk Partai SRI dan Partai Kemakmuran Bangsa Nusantara (PKBN), tidak memenuhi syarat kualifikasi dan tidak mendapat status badan hukum.


Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana mengungkapkan, kedua partai itu tidak seratus persen melengkapi persyaratan meskipun telah diberi kesempatan melengkapi persyaratan administrasi hingga 25 November 2011. Denny juga mengatakan, partai baru yang merasa keberatan dengan hasil verifikasi ini dapat menempuh langkah hukum.


Taufan mengatakan, Partai SRI tidak akan menempuh jalur hukum untuk melawan keputusan tersebut. Menurut Taufan, Partai SRI saat ini sudah menyiapkan rencana lain jika memang tidak lolos dari verifikasi tersebut.


"Kami tidak akan mengambil jalan itu (langkah hukum) karena bagi kami secara subtansi perjuangan politik kita bukanlah semata-mata bisa ditempuh melalui pengadilan saja, tetapi intinya harus bermuara kepada rakyat," ujar Taufan yang tidak bersedia menerangkan rencana baru yang akan dijalankan oleh partainya.


Partai SRI didirikan di Jakarta pada 2 Mei 2011 oleh sejumlah orang yang bersimpati kepada Sri Mulyani Indrawati. Susunan kepengurusan Partai SRI meliputi Ketua Umum D Taufan, Sekretaris Nasional Yoshi Erlina, dan Bendahara Susy Rizky Wiyantini. Sejumlah tokoh masuk sebagai anggota Majelis Pertimbangan, di antaranya Arbi Sanit, Rocky Gerung, A Rahman Tolleng, Fikri Jufri, dan Dana Iswara.










Kamis, 15 Desember 2011

Stay Ahead on Cool Electronic Gadgets and Get It before Anyone Else


Every day new electronic products come to market. These are ideal for a person who likes electronic gadgets and likes to try new things. For someone hard to buy for, find a new electronic devices view and get in before anyone else. They would love to be among the first to have it!

new gadgets every day

There are numerous products available for all different lifestyles. Companies are constantly upgrading and redesign of products the interest of all ages. It's easy to get excited about something that is smaller, better and more fun than previous models. These new gadgets are hard to resist, and that cool gifts.

In our modern times it is easy to stay ahead of new products as they hit the market. There are various websites that cater for those who are interested in gadgets. If you want to get in before anyone else, these pages offer you a first look at new products.

Get it before anyone else

If you enjoy buying gadgets, bookmark web pages that interest you. Check on this site often to see what they offer. Watch for the accessories and gadgets you have to keep watch for innovative products that are just coming up. Get it before anyone else by staying updated via the web.

Label: ,


Nokia N900 Internet is a smartphone and a portable gadget, Nokia is a replacement based on the platform Maemo N810 (it looks like Nokia Nokia N800 and N810 criticized in large sizes, the N900 is a little less, just like the iPhone with the 3rd 5 ? screen). Running Maemo 5 as a standard Linux operating system and is the first Nokia mobile OMAP3 microprocessor returns. Nokia N900 is the first Maemo gadget for mobile (GSM and 3 G) as opposed to Internet tablets. Work as an MP 5, music and video messaging and mobile Internet tools and resources, web cam player navigation. Staying online anywhere in a cell match the band HSPA broadband connectivity and can photos with HD cameras - photography and photo sharing. When it comes to the Nokia home to 16 GB, and images are mini connection for your needs.

Nokia Maemo platform:

Higher Maemo Linux based mobile computers designed for the high range of cells running. Maemo is an open platform that works on open devices. This is the Linux kernel, but Maemo has argued that many other components of the open source developer community. The platform is based on well-known technology used in the free software community. Better yet, can work quickly using your Maemo device from the box to other developers. The community you open source platform to enable free and modulate continuously develop software for the transmission of additional importance for all users of Maemo.

Label: ,

Rabu, 14 Desember 2011

So many gadgets, So many technologies: Making sense of it all


In this era of "Breaking News" We are flooded with so much information that it is sometimes difficult to keep up with everything going on around you. Technology is moving at a similar rate, and newer gadgets, gizmos, products and applications are released every other day, quench our thirst for the growing field of technology. We Indians love to technology than our Western counterparts, and it should come as no surprise that more and more tech-savvy Indians relishing the newer and faster gadgets available on the market.

Hi Tech Gadgets in India are now a niche market. Every manufacturer worth his salt will try to attract eyeballs to sell more products. Without going into the depths of profit margins and business models, we understand that marketing is now key to selling products. And no doubt every manufacturer will try and out the other side, by clever marketing and sales scheme - so that its product markets more. These programs range from displaying your products stand out in any electronic gadget shop in India, or seeking reviewers to write favorable reviews of electronic gadgets in India, and so on. As with every product sold under the sun, the latest gadgets in India more on marketing than on product. Of course, consumers will always research tech review sites of India, to help them difficult decision. Technology Review There are many sites in India, all of which will carry information about the latest gadget reviews in India, the latest technology news in India, and so on.

Label: ,

GPS Vs MP4 Player Vs Android Tablet: Choose The Right Tech Gadget


Folks have constantly been interested in technology and this obsession is manifested in the way men and women make really a stir when a new tech gadget comes out in the market place. Just glance at the number of gadget review net web-sites, forums and web based stores all devoted to tech gadgets and identical items.

Gone are the days when a gadget or gizmo is capable of performing one and only one particular sort of function. Tech devices right now are packed with multiple functions and capabilities, several of which cross more than or share functions with other contraptions. So that the question that may perhaps arise would be : The top way to pick the ideal tech widget for the job.

Preferred Tech Gadgets with Cross More than Functions

These are 3 fashionable tech gadgets that have a number of functions that are similar with each and every other.

* GPS or worldwide Positioning Program tech gadgets have GPS tracking or receiving as its core function and almost all of its programming are design specially for applying GPS signals to plot directions on a graphical route map from 1 location to a further. But countless GPS units are also built with further characteristics like media players that could play music or movie files, a tv tuner, a radio tuner, GSM and Wi-Fi connectivity for Online access.

* MP4 Player - MP4 or what is extra technically referred to as MPEG-4 Component 14 is a multimedia standard for digital video and digital audio as set by the MPEG or Moving Picture pros Group. MP4 Players are specially built to play multimedia and video files in the MP4 formats as nicely as audio files in the MP3 format. Although a media player is its primary function, a lot of MP4 players are also supplied with additional attributes like GPS, Wi-Fi, Television, Digital Tv, games and a camera.

* Android Tablet - tablets are smaller versions of the laptop pc but are built as a slate or tablet with a touchscreen instead of a keyboard. An Android tablet makes use of the Android O. S from Google and is a full Computer in itself but is created principally for reading content in the web. As a complete computer system, Android tablets can also do other stuff like a multimedia player, gaming, GPS tracking and a camera.

Label: ,

GPS Vs MP4 Player Vs Android Tablet: Choose The Right Tech Gadget

Label: ,